Seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan negara berkembang. Belum semaju seperti Jepang atau Jerman. Secara ekonomi, pendapatan per kapita dan standar hidup masih terbilang rendah.
Begitu juga dengan pertumbuhan industri yang lambat. Masih cukup banyak kemiskinan dan pengangguran. Akses pendidikan, transportasi, kesehatan, bahkan teknologi pun belum merata.
• Pengertian Middle Income Trap
Middle Income Trap adalah kondisi saat sebuah negara sulit untuk jadi negara maju, karena secara tingkat pendapatan hanya bisa sampai level menengah saja.
Dengan begitu, negara terjebak dalam status pendapatan menengah selama waktu yang lama. Ibaratnya, kamu sulit jadi kaya karena pendapatan mentok di gaji UMR saja.
Negara yang terkena middle income trap bukan hanya soal besaran pendapatannya saja. Tapi, juga mengarah ke hal lain seperti pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia, daya saing, teknologi, sarana dan infrastruktur, serta birokrasi.
Semua hal tersebut memengaruhi pendapatan negara. Maka, ketika negara ingin keluar dari status ini, banyak hal yang harus dilakukan.
• Mengapa Negara Terjebak Pendapatan Menengah?
Beberapa Faktor Penyebab Middle Income Trap:
1. Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber daya manusia kurang bisa diandalkan. Negara nggak punya cukup SDM yang berkualitas dari segi pendidikan maupun skill.
SDM yang tersedia nggak mampu memenuhi permintaan industri. Mengingat, industri bergerak dengan cepat dan maju. Sedangkan, SDM masih stuck atau nyangkut dengan kompetensi dasar dan nggak sanggup mengejar laju industri.
2. Sektor Manufaktur
Sektor manufaktur menjadi salah satu industri penting yang dapat menambah penghasilan negara.
Karena sektor ini bisa menghadirkan banyak lapangan pekerjaan dan penghasilan bagi masyarakat. Jika sektor ini kurang berkembang, maka penghasilan negara pun akan terpengaruh.
3. Birokrasi
Negara middle income trap biasanya memiliki birokrasi yang kurang baik. Hal tersebut akan menghambat kemajuan.
Misalnya, seorang pengusaha sulit mendapatkan izin usaha karena harus melewati banyak proses yang rumit. Dalam perdagangan internasional, investor atau pengusaha akan malas berbisnis di negara dengan birokrasi yang rumit dan ketinggalan jaman.
4. Infrastruktur
Terdapat 3 kategori infrastruktur yaitu layanan publik, pekerjaan publik, dan transportasi. Salah satu ciri ciri middle income trap country adalah infrastruktur yang kurang memadai.
Pertumbuhan ekonomi juga didukung oleh infrastruktur yang harus memadai dan merata. Infrastruktur yang baik memperlancar kegiatan ekonomi negara. Nggak cuma itu, infrastruktur juga mempengaruhi kualitas SDM.
Melihat kondisi di atas, bisa dikatakan Indonesia termasuk middle income trap. Kira-kira Indonesia akan bisa lepas dari label negara berpenghasilan menengah nggak, ya?

Comments
Post a Comment